Adapun materi ketiga yang diberikan oleh peserta Pelatihan Pengembangan Diri dan Inovasi Bisnis yaitu mengenai Enterpreneurship yang dibawakan oleh Hendra Soekarno, SE Selaku manager Imperial Hotel dengan uranian sebagai berikut :
kewirausahaan atau wirausaha adalah proses mengindentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu hasil akhir dari proses tersebut
Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat sdan penekanannya.
ETIMOLOGI
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha adalah perbuatan amal, bekerja, dan berbuat sesuatu. Jadi Wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu.
SEJARAH KEWIRAUSAHAAN
Ondernemer, di Jerman di kenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai di rintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti di Eropa, Amerika dan Kanada. Bahkan sejak tahun 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan .
Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah di kenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru di kenal pada akhir abad
Di Indonesia, kewirausahaan di pelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tertinggi. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.
PROSES KEWIRAUSAHAAN
Menurut Carol Noore yang di kutip oleh Bygrave, proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut di pengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk " locus of control", kreativitas, keinovasian, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembang menjadi wirausahawan yang besar. Secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari individu, seperti locus of control, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, dan pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi lingkungan, organisasi, dan keluarga.
CIRI-CIRI DAN SIFAT KEWIRAUSAHAAN
Untuk dapat mencapai tujuan yang di harapkan, maka setiap orang memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah :
*Percaya diri
*Berorientasikan tugas dan hasil
*Berani mengambil resiko
*Kepemimpinan
*Keorisinilan
*Berorientasi ke masa depan
*Jujur dan tekun
sifat-sifat seorang wirausaha :
* Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
* Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
* memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
* Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka bertahap saran dan kritik yang membangun.
* memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa, dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
* Memiliki persepsidan cara pandang yangg berorientasi pada masa depan.
* Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.
TAHAP-TAHAP KEWIRAUSAHAAN
Secara umum tahap-tahap melakukan kewirausahaan :
* Tahap Memulai
* Tahap Melaksanakan usaha
* Tahap mempertahankan usaha
-Tahap mengembangkan usaha
* Sikap wirausaha
- Disiplin
- Komitmen tinggi
- Jujur
- Kreatif dan inovatif
- Mandiri
- Realistis
FAKTOR KEGAGALAN DALAM WIRAUSAHA
* Tidak kompeten dalam manajerial
* Kurang dapat mengendalikan keuangan
* Gagal dalam perencanaan
* Lokasi yang kurang memadai
* Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar