Pada tanggal 5- 6 april 2014 UPBJJ-UT Kendari memberikan pelatihan terhadap mahasiswa program beasiswa bidik misi dalam rangka pengembangan karakter diri dan inovasi bisnis. Dalam pelatihan tersebut seluruh mahasiswa bidik misi UPBJJ-UT Kendari program non pendas yaitu jurusan akuntansi dan administrasi niaga diantaranya kami, secara pribadi
sangat senang dan merasa sangat beruntung dapat mengikuti kegiatan tersebut karena dalam pemberian materi UPBJJ-UT Kendari menghadirkan beberapa narasumber yang berkualitas dan berkompeten dalam materinya masing-masing, dan juga dapat berdiskusi langsung dengan para narasumber.
Adapun materi pertama yaitu oleh Musaddar mapasomba, Sp, Mp ( selaku wakil walikota kendari ) dengan materi Pembinaan Karakter, dengan uraian yang dapat kami simak sebagai berikut :
sangat senang dan merasa sangat beruntung dapat mengikuti kegiatan tersebut karena dalam pemberian materi UPBJJ-UT Kendari menghadirkan beberapa narasumber yang berkualitas dan berkompeten dalam materinya masing-masing, dan juga dapat berdiskusi langsung dengan para narasumber.
Adapun materi pertama yaitu oleh Musaddar mapasomba, Sp, Mp ( selaku wakil walikota kendari ) dengan materi Pembinaan Karakter, dengan uraian yang dapat kami simak sebagai berikut :
***karakter adalah tabiat atau kebiasaan, sedangkan karakter menurut ahli psikologi, karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasan yang mengarahkan tindakan seorang individual. dalam pembarian materi tersebut bapak wakil walikota sempat berpesan sedikit bagaimana membangun karakter yang baik yakni : "perbaiki niat , krsitalkan tekad dan jangan gentar menghadapi masalah".
kemudian, dalam hal ini beliau juga mengatakan bahwa pribadi yang mengambil selalu berkeyakinan pada dasar niatnya.
Berikut beberapa point dalam mengambil keputusan diantaranya :
1. Di dalam mengambil keputusan selalu berdasarkan intuisi yaitu pengambilan keputusan yang berdasarkan perasaan
2. Pengambilan keputusan rasional yaitu pengambilan keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional berfikir.
3. Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman-pengalaman yang diperoleh sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan apa yang menjadi latar belakang.
Selain 3 point diatas dalam pengambilan keputusan perlu kita ketahui bahwa menggantungkan diri pada belas kasih juga mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan dimana menggantungkan diri pada belas kasih adalah salah, bagaimanapun keadaan kita, nantinya kita sendirilah yang akan bertanggung jawab. Kita memang hidup saling bergantung satu sama lain, Namun bukan berarti kita harus selalu bergantung sepenuhnya pada belas kasihan orang lain. sebab dalam diri kita sendiri sejak dilahirkan sebenarnya sudah menunjang tanggung jawab. Perlu juga kita ingat kembali bahwa yang mampu membentuk masa depan kita nantinya adalah sesuatu yang menjadi prespektif dalam diri kita untuk kedepannya. Kemudian, hanya dengan kekayaan dan kekuatan mental-lah yang dapat menjemput hak sukses seperti yang kita dambakan.
Berikut beberapa point dalam mengambil keputusan diantaranya :
1. Di dalam mengambil keputusan selalu berdasarkan intuisi yaitu pengambilan keputusan yang berdasarkan perasaan
2. Pengambilan keputusan rasional yaitu pengambilan keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional berfikir.
3. Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman-pengalaman yang diperoleh sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan apa yang menjadi latar belakang.
Selain 3 point diatas dalam pengambilan keputusan perlu kita ketahui bahwa menggantungkan diri pada belas kasih juga mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan dimana menggantungkan diri pada belas kasih adalah salah, bagaimanapun keadaan kita, nantinya kita sendirilah yang akan bertanggung jawab. Kita memang hidup saling bergantung satu sama lain, Namun bukan berarti kita harus selalu bergantung sepenuhnya pada belas kasihan orang lain. sebab dalam diri kita sendiri sejak dilahirkan sebenarnya sudah menunjang tanggung jawab. Perlu juga kita ingat kembali bahwa yang mampu membentuk masa depan kita nantinya adalah sesuatu yang menjadi prespektif dalam diri kita untuk kedepannya. Kemudian, hanya dengan kekayaan dan kekuatan mental-lah yang dapat menjemput hak sukses seperti yang kita dambakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar